Jasa Penerjemah Tersumpah – Proses legalisasi Kemenkumham dan Kemenlu adalah tahapan pengesahan dokumen resmi agar diakui secara hukum untuk keperluan internasional, terutama sebelum legalisasi kedutaan atau penggunaan di luar negeri.
Legalisasi ini bertujuan memastikan bahwa tanda tangan dan stempel pada dokumen benar-benar sah dan berasal dari instansi resmi di Indonesia. Tanpa legalisasi Kemenkumham dan Kemenlu, banyak dokumen seperti akta kelahiran, ijazah, kontrak bisnis, atau dokumen terjemahan tersumpah berisiko ditolak oleh kedutaan, universitas, atau lembaga luar negeri.
Apa Itu Legalisasi Kemenkumham dan Kemenlu?
Legalisasi adalah proses verifikasi administratif terhadap tanda tangan dan stempel pejabat yang tercantum pada dokumen. Perlu dipahami bahwa proses ini tidak memeriksa isi dokumen, melainkan hanya memastikan keaslian pihak yang menandatangani.
Peran Kemenkumham
Kementerian Hukum dan HAM berfungsi:
Memverifikasi tanda tangan pejabat publik atau notaris
Mengonfirmasi bahwa dokumen berasal dari instansi sah
Menjadi tahap awal sebelum legalisasi luar negeri
Contoh dokumen yang biasanya dilegalisasi:
Akta notaris
Dokumen perusahaan
Putusan pengadilan
Dokumen terjemahan tersumpah
Peran Kemenlu
Setelah Kemenkumham, dokumen dilanjutkan ke Kementerian Luar Negeri. Perannya:
Mengonfirmasi legalisasi Kemenkumham
Memberikan pengesahan agar dokumen siap digunakan secara internasional
Menjadi penghubung sebelum legalisasi kedutaan
Secara sederhana:
Kemenkumham mengesahkan dokumen
Kemenlu mengesahkan pengesahan tersebut
Kenapa Legalisasi Kemenkumham dan Kemenlu Itu Penting?
Banyak orang menganggap terjemahan tersumpah atau dokumen asli sudah cukup. Padahal, instansi luar negeri membutuhkan rantai legalisasi resmi agar dokumen dapat dipercaya.
1. Syarat Penggunaan Dokumen di Luar Negeri
Universitas, kedutaan, dan perusahaan internasional biasanya meminta:
Dokumen asli
Terjemahan tersumpah
Legalisasi Kemenkumham & Kemenlu
Tanpa legalisasi ini, dokumen dianggap belum memiliki validitas internasional.
Baca juga : Panduan Apostille Dokumen Terjemahan Arab
2. Menghindari Penolakan Dokumen
Kesalahan umum yang sering terjadi:
Melewati tahap Kemenkumham
Salah urutan legalisasi
Tidak menggunakan penerjemah tersumpah
Akibatnya:
Dokumen ditolak
Visa tertunda
Proses bisnis gagal
3. Dibutuhkan untuk Legalisasi Kedutaan
Negara seperti Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait masih menggunakan legalisasi berjenjang. Artinya:
Tanpa Kemenkumham dan Kemenlu, kedutaan tidak akan menerima dokumen.
4. Alternatif Jika Negara Tidak Menggunakan Apostille
Indonesia sudah menerapkan Apostille, tetapi tidak semua negara menerima Apostille. Untuk negara non-Apostille, jalur legalisasi Kemenkumham → Kemenlu tetap wajib.
Jenis Dokumen yang Umum Dilegalisasi
Dokumen Pribadi
Akta kelahiran
Akta nikah atau cerai
KTP dan KK
Paspor
Dokumen Pendidikan
Ijazah
Transkrip nilai
Sertifikat akademik
Dokumen Hukum
Akta notaris
Surat kuasa
Putusan pengadilan
Dokumen Perusahaan
Akta pendirian
Kontrak bisnis
Laporan keuangan
Dokumen tender
Sebagian besar dokumen ini biasanya juga harus melalui terjemahan tersumpah sebelum legalisasi.
Urutan Proses Legalisasi yang Benar
Berikut alur yang harus kamu pahami:
1. Dokumen Asli
Pastikan dokumen resmi dan lengkap.
2. Terjemahan Tersumpah (Jika Diperlukan)
Jika digunakan di luar negeri, dokumen sering perlu diterjemahkan terlebih dahulu.
3. Legalisasi Kemenkumham
Tahap awal pengesahan tanda tangan pejabat.
4. Legalisasi Kemenlu
Tahap kedua sebelum dokumen diakui secara internasional.
5. Legalisasi Kedutaan (Jika Dibutuhkan)
Biasanya untuk negara non-Apostille.
⚠️ Urutan ini tidak boleh dibalik karena setiap tahap bergantung pada tahap sebelumnya.
Berapa Lama Proses Legalisasi Kemenkumham dan Kemenlu?
Estimasi waktu proses:
Kemenkumham: 1–3 hari kerja
Kemenlu: 1–2 hari kerja
Durasi bisa berbeda tergantung:
Jenis dokumen
Kelengkapan berkas
Volume permohonan
Kebutuhan legalisasi tambahan
Menggunakan jasa profesional biasanya membantu mempercepat proses karena prosedurnya sudah dipahami dengan baik.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Legalisasi
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
Dokumen belum diterjemahkan tersumpah
Nama tidak konsisten antar dokumen
Scan dokumen buram
Mengurus apostille padahal negara tujuan non-apostille
Dampaknya:
Dokumen dikembalikan
Proses harus diulang
Biaya tambahan
Kapan Harus Menggunakan Jasa Legalisasi Profesional?
Kamu sebaiknya menggunakan jasa profesional jika:
Dokumen banyak dan kompleks
Target waktu terbatas
Tidak familiar dengan prosedur instansi
Dokumen akan digunakan di negara Arab atau Timur Tengah
Layanan profesional biasanya mencakup:
Terjemahan tersumpah
Legalisasi Kemenkumham
Legalisasi Kemenlu
Legalisasi Kedutaan atau Apostille
FAQ – Pertanyaan Umum
Apakah semua dokumen wajib legalisasi Kemenkumham dan Kemenlu?
Tidak semua, hanya dokumen yang akan digunakan secara resmi di luar negeri.
Apakah legalisasi memeriksa isi dokumen?
Tidak. Hanya keaslian tanda tangan dan stempel.
Mana dulu: Apostille atau Kemenkumham?
Jika negara tujuan menerima Apostille, cukup Apostille. Jika tidak, gunakan legalisasi berjenjang.
Apakah terjemahan tersumpah wajib sebelum legalisasi?
Sering kali wajib, terutama untuk dokumen internasional.
Berapa lama total proses?
Biasanya 3–5 hari kerja tergantung kelengkapan.
Kesimpulan: Pahami Proses Legalisasi Sejak Awal Agar Dokumen Tidak Ditolak
Proses legalisasi Kemenkumham dan Kemenlu adalah tahapan penting untuk memastikan dokumen resmi diakui secara hukum di luar negeri.
Dengan mengikuti urutan yang benar—mulai dari terjemahan tersumpah hingga legalisasi instansi—kamu bisa menghindari penolakan dokumen dan mempercepat kebutuhan visa, studi, maupun bisnis internasional.
Untuk layanan terjemahan tersumpah dan legalisasi Kemenkumham–Kemenlu yang aman dan profesional, Pusat Penerjemah siap membantu hingga dokumen siap digunakan secara resmi.


